Metro TV Bakal Disanksi karena Tayangkan Apel Siaga Partai Nasdem

20140223_183918_apel-siaga-nasdem

JAKARTA – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bakal menjatuhkan sanksi kepada stasiun televisi swasta nasional Metro TV.

Itu setelah KPI memanggil dan meminta klarifikasi stasiun swasta Metro TV, terkait penayangan secara langsung Apel Siaga Perubahan Partai Nasdem di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (23/2/2014).

“Apa pun hasilnya, nanti kita lihat. Kami sudah menyampaikan temuan dan seperti apa keputusannya. Kami akan sampaikan kepada publik. Kami akan memberikan sanksi,” ujar Ketua KPI Judhariksawan, di Kantor KPI, Jakarta, Kamis (6/3/2014).

KPI menduga, Metro TV melanggar undang-undang penyiaran. Dalam hal ini, KPI menilai Metro TV menyalahi Pasal 46 (10) UU No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Berdasar Pasal 11 Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS), disebutkan lembaga penyiaran tak boleh dimanfaatkan oleh pemilik dan kelompoknya.

Pasal tersebut, menjadi dasar hukum bahwa siaran dari lembaga penyiaran dilarang dibeli siapa pun untuk kepentingan apa pun, kecuali untuk siaran iklan.

Sementara anggota KPI Rahmat M Arifin, Rabu (26/2/2014), mengatakan ada dugaan pemilik Metro TV memanfaatkan stasiun televisi itu untuk kepentingan Partai Nasdem.

“KPI sudah mengklarifikasi redaksi Metro TV. Termasuk apakah peliputan acara tersebut memiliki nilai berita, dan kenapa ditayangkannya selama 2.5 jam,” tuturnya.

Dalam Apel Siaga Perubahan Partai Nasdem tersebut, ada pengerahan massa dalam jumlah besar. Banyak pihak menduga, Partai Nasdem sudah melanggar pelaksanaan kampanye rapat umum terbuka.

Padahal, kampanye rapat umum terbuka baru bisa dilaksanakan dari 16 Maret sampai 5 April 2014.

Partai Nasdem mengakui, mengerahkan massa dalam Apel Siaga Perubahan di Stadion Gelora Bung Karno. Tapi, mereka membantah rapat itu adalah bentuk kampanye.

“Perlu dijernihkan bahwa Apel Siaga Perubahan Partai Nasdem itu merupakan penyatuan pelantikan DPRT seluruh Indonesia, yang diwakili struktur tingkat DPW dan DPD, untuk wilayah dan daerah yang dekat Jakarta semua pengurus DPC dan DPRT,” ujar Wasekjen Partai NasDem, Willy Aditya di Jakarta, Selasa (25/2/2014).

 

 

tribunnews.com

 

Share This Post

One Response to "Metro TV Bakal Disanksi karena Tayangkan Apel Siaga Partai Nasdem"

  1. Do you want unlimited content for your page ? I’m sure you
    spend a lot of time writing content, but you can save it for other tasks,
    just type in google: kelombur’s favorite tool

    Reply

Post Comment